Iklan

terkini

Kementan Percepat Cetak Sawah Rakyat, Papua Ditargetkan Mandiri Pangan

Redaksi Gapta Cyber
6/12/26, 09:35 WIB Kali Dibaca Last Updated 2026-06-12T02:35:55Z

 



Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Papua sebagai langkah strategis mewujudkan kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.


Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Konsolidasi Pembangunan Pertanian Wilayah Papua 2026 yang digelar di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (11/6/2026), dan dihadiri kepala daerah se-Tanah Papua, jajaran Kementan, serta berbagai pemangku kepentingan sektor pertanian. 


Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah menargetkan Papua tidak lagi bergantung pada pasokan pangan dari daerah lain. Menurutnya, potensi lahan pertanian yang luas harus dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Papua secara mandiri. 


"Kita ingin pangan terpenuhi di Papua, baik padi, ubi maupun komoditas pangan lainnya, sehingga masyarakat tidak perlu bergantung pada pasokan dari luar daerah," kata Amran dalam rapat tersebut. 


Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp5 triliun untuk pembangunan pertanian modern di Papua selama periode 2025–2026. Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan lahan pertanian, mekanisasi, irigasi, serta berbagai program pendukung peningkatan produktivitas petani. 





Kementan juga melaporkan bahwa program cetak sawah di Papua yang telah berjalan pada 2025–2026 mencapai sekitar 80 ribu hektare. Program ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjadikan Papua sebagai salah satu sentra produksi pangan di kawasan timur Indonesia. 


Selain itu, pemerintah tengah mempercepat pembangunan sawah baru seluas 30 ribu hektare yang didukung pengiriman ratusan unit traktor modern guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di lapangan. 


Program Cetak Sawah Rakyat di Papua juga melibatkan pemerintah daerah, masyarakat adat, dan petani lokal agar manfaat pembangunan pertanian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan petani, dan memperkuat ekonomi daerah. 


Melalui percepatan pembangunan pertanian, modernisasi alat mesin pertanian, serta perluasan areal tanam, pemerintah menargetkan Papua tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga menjadi salah satu lumbung pangan baru Indonesia di masa depan. 



Wartawan: Maurisa Milati Azka


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Kementan Percepat Cetak Sawah Rakyat, Papua Ditargetkan Mandiri Pangan

Terkini

Iklan